TUGAS
MATA KULIAH PSIKOLOGI SOSIAL
Dosen
Pengampu : Kimmy Katkar, S.Psi., M.Si.
PERBAIKAN
NILAI UAS ALNALISIS BERITA DENGAN
TEMA
PERILAKU PROSOSIAL
Di
susun oleh :
Nama : Rahayu Apriliyanti
Nim : F.111.21.0161
FAKULTAS
PSIKOLOGI PAGI C
UNIVERSITAS
SEMARANG
JANUARI
2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya
panjatkan kehadirat Allah SWT atas taufiq, hidayah, dan inayah-Nya sehingga
saya dapat menyelesaikan penugasan individu analisis berita yaitu “Sigap Menolong, Satlantas Polres Tanjung Perak Tolong
Korban Kecelakaan”, tepat pada waktunya
dengan tujuan untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Psikologi Sosial..
Selanjutnya saya juga mengucapkan terima kasih kepada ibu
Kimmy Katkar selaku dosen pengampu mata
kuliah. Seperti kata pepatah, tidak ada gading yang tak retak. Saya menyadari
bahwa dalam pengerjaan tugas ini masih
jauh dari kategori sempurna, oleh karena itu dengan hati dan tangan terbuka
saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun agar dapat memperbaikinya.
Harapan saya, semoga tugas ini dapat memperbaiki nilai UAS saya serta
bermanfaat, bagi pembaca dan menjadi sumber ilmu yang baru bagi kita semua
Aamiin
Semarang, 06 Januari 2023
Rahayu
Apriliyanti
BERITA
Sigap Menolong, Satlantas Polres Tanjung Perak Tolong
Korban Kecelakaan
Surabaya –
Aksi Kasatlantas AKP Eko Adi Wibowo menolong korban kecelakaan menuai
pujian dari masyarakat. Kecelakaan motor itu terjadi di Jalan Raya Simpang
Empat Kedung Cowek wilayah Polrestabes Surabaya, pada Jumat (06/01/2023).
Perwira Polisi yang menjabat Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjuk Perak
Surabaya itu langsung turun dari mobil dinasnya setelah melihat seorang
pengendara motor terjatuh karena terlibat kecelakaan. Eko panggilan
karibnya kemudian langsung memegang tubuh wanita paruh baya yang terkapar di
aspal akibat kecelakaan itu, lalu mengangkat
tubuh korban ke pinggir jalan. Eko terus mendampingi korban sampai ambulans
datang untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Aksi itu
dilakukan Eko saat menempuh perjalanan ke Sentral Ikan Bulak Taman
Suroboyo dalam rangka menghadiri kegiatan Jumat Curhat.
“Hal-hal
seperti itu harus tetap kita lakukan. Menolong orang juga menjadi tugas kami”,
kata AKP Eko saat dihubungi wartawan harianradar.com.
Menurutnya, pemimpin juga harus bisa
menjadi contoh dan panutan bagi semua anggota yang melaksanakan tugas.
Kecepatan dan ketepatan penanganan juga harus sesuai dengan SOP.
“Saya kehilangan waktu dikit tidak
apa-apa. Asal semua teratasi. Saya juga memberi contoh kepada anggota lain,”
pungkasnya.
PENDAHULUAN
Dalam kehidupan bermasyarakat, manusia dituntut untuk
berinteraksi dengan sesama, karena manusia adalah makhluk sosial. Bermasyarakat
atau bersosial dibutuhkan rasa saling mengasihi, menyayangi dan menghargai
orang lain termasuk saling tolong menolong antar sesama. Perilaku prososial
inilah yang akan membentuk suatu peradaban yang saling berkesinambungan seperti
matarantai.
Menurut (Myers, 2012) mejelaskan bahwa perilaku prososial
merupakan hasrat untuk menolong orang lain tanpa memikirkan kepentingan
sendiri. Prososial mencakup perilaku yang menguntungkan orang lain yang
mempunyai konsekuensi sosial yang positif sehingga akan menambah kebaikan fisik
maupun psikis. Perilaku prososial merupakan tindakan yang menguntungkan orang
lain.
Perilaku prososial yaitu segala perilaku (tindakan) yang
dilakukan seseorang yang dilakukuan secara sukarela dengan konsekuensi positif
untuk menyokong kesejahteraan orang lain baik fisik maupun psikis tanpa memikirkan
kepentingannya sendiri. Dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa perilaku
prososial adalah perilaku menolong yang menguntungkan bagi orang lain tanpa
mengharapkan sesuatu ibalan apa pun dan dilakukan secara sukarela tanpa adanya
tekanan.
Alasan saya mengambil tema dan juga berita ini adalah
bahwasanya saya ingin menunjukkan bahwa perilaku tolong menolong tidak harus
dilakukan oleh pihak berwajib dan yang memiliki kewajiban tetapi kita yang
tidak diberikan kewenanganpun semua orang juga punya kewajiban dan tanggung
jawab untuk saling tolong menolong yang tertanam dalam diri masing-masing.
PEMBAHASAN
Perilaku Prososial (Mahmudah, 2012) yaitu segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong orang lain, tanpa memperdulikan motif - motif si penolong. Aksi Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Eko Adi Wibowo dalam menolong korban kecelakaan motor yang terjadi di Jalan Raya Simpang Empat Kedung Cowek Surabaya dimana beliau langsung turun dari mobil dinasnya, “Saya kehilangan sedikit waktu tidak apa-apa asal semua teratasi. Saya juga memberi contoh kepada anggota lain”, pungkasnya. Tindakan yang beliau lakukan merupakan cerminan dari perilaku prososial yang menolong orang lain tanpa memikirkan kepentingan dan bahayanya sendiri hal tersebut juga termasuk ke dalam aspek perilak prososial yaitu (menolong), padahal beliau sedang menempuh perjalanan ke Sentral Ikan Bulak Taman Suroboyo dalam rangka menghadiri kegiatan Jumat Curhat. Faktor yang mendasari AKP Eko ketika menolong korban didasari oleh faktor orang yang membutuhkan pertolongan yaitu (menolong orang yang pantas di tolong) karena korban yang merupakan seorang wanita paruh baya sudah terkapar di aspal akibat kecelakan. AKP Eko juga terus mendampingi korban sampai ambulance datang untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit, hal itu menunjukkan adanya nomra penting dalam perilaku prososial yaitu (Norma Tanggung Jeawab Sosial) menyatakan bahwa sudah seharusnya kita membantu orang lain yang sejatinya saling hidup bergantung satu sama lain, seperti halnya aturan agama dan moral dimana kebanyakan masyarakat menekankan kewajiban untuk menolong orang lain. “Hal-hal seperti itu harus tetap kita lakukan, menolong orang juga menjadi tugas kami”, kata AKP Eko saat dihunungi wartawan hariandar.com.
KESIMPULAN
Dapat ditarik kesimpulan bahwa perilaku prososial merupakan
tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong orang lain, tanpa mementingkan
kepentingan dan bahayanya sendiri. Perilaku atau tindakan prososial dilakukuan secara sukarela dengan konsekuensi
positif, untuk mendukung kesejahteraan orang lain baik fisik maupun psikis
tanpa memikirkan kepentingannya sendiri. Terkadang saat kita tidak sengaja melihat
suatu keadaan darurat lalu ingin menolong orang tersebut terdapat juga berbagai
faktor yang mempengaruhi perilaku prososial tersebut diantaranya faktor situasi
(kehadiran orang lain, kondisi lingkungan, tekanan waktu), faktor karakteristik
penolong (kepribadian, suasana hati, rasa bersalah, rasa empati). Faktor orang
yang membutuhkan pertolongan (menolong orang yang disukai, menolong orang yang
pantas ditolong). Selain faktor terdapat juga aspek dan norma penting dalam
perilaku prososial yaitu Aspek (berbagi, menolong, jujur, Kerjasama, dermawan).
Norma (tanggung jawab, timbal balik, keadilan sosial). Upaya-upaya yang dapat
meningkatkan kesadaran akan perilaku prosisial diantaranya :
1.
Melalui
penayangan video contoh kasus mengenai perilaku prososial.
2.
Belajar
menciptakan pandangan bahwasannya setiap orang merupakan bagian dari keluarga.
3.
Memberi
perhatikan pada niali-nilai prososial.
DAFTAR PUSTAKA
Mahmudah, S. (2012). Psikologi Sosial Teori & Model Penelitian. Malang: UIN-
Maliki Press.
Myers, David G. (2012). Psikologi Sosial Jilid 2. Jakarta: Salemba
Humanika.

Komentar
Posting Komentar